Senin, 08 Desember 2008

LIBURAN UMROH


Suatu hari di bulan Januari 2005 kami membuat paspor di Bogor, saat itu Anya&Adit libur semesteran. Kami ga tau caranya karena kelihatan penuh sekali orang2 yang antri ambil formulir dll di kantor Imigrasi Bogor tersebut. Akhirnya saya beranikan masuk ke tempat fotocopy untuk fotocopy dokumen yang diperlukan dan mencar-cari calo yang bisa mempermudah pembuatan Paspor. Kami bikin untuk 2 paspor dikenai Rp750.000,- saya kira wajar untuk 2 paspor, yang 1 untuk saya dan Adit yang nebeng di dalam paspor dan Anya yang sendiri.
Dalam waktu sehari kami sudah kembali lagi untuk foto dan semuanya selesai juga.

Pada liburan kenaikan kelas, Anya naik kelas 3 SMP dan Adit kelas 5 SD, bulan Mei 2005, kami memulai liburan Umroh dengan Rute Madinah dulu dan terakhir Mekah.

Kami berangkat ber6 dengan adik saya (Ida) dan tantenya Mas Made (bulik Onan). Kami berangkat siang hari untuk cek in di Bandara dengan yayasan Bayuaji yang mengurusi semua akomodasi di Haramain nanti. Kami turun di bandara Madinah tengah malam, jadi kami belum sholat di masjid Nabawi karena sudah tutup malam itu. Seandainya sebelum subuh mau ke Mesjid sebenarnya bisa, tetapi capek juga penerbangan yang 9 jam tersebut.

Pagi itu kami sholat tahiyatul Masjid dan sholat dhuha, karena belum dibuka ziarah ke Makam Nabi ya kita tunggu saja diluar sambil jalan2. Cuaca terik sekali karena tanah Arab sedang musim panas. Akhirnya kami berbaris untuk dapat masuk ke Roudoh. MasyaAllah ternyata penuh sesak juga. Kami sampaikan salam kepada nabi dan kami berdoa di tempat tersebut yang terkenal Mustajabah. Kami mau masuk terus untuk melihat Makam Nabi, ternyata jalannya sempit sekali, sampai kita ber4 tidak bisa semua masuk(Ida tertinggal karena penuhnya orang yang mau masuk). Subhanallah kita bisa melihat belakang makam Nabi dan kami panjatkan doa disitu, saya panjatkan doa sesudah mendengar azan, karena pernah saya dengar kalau kita sering berdoa itu insyaAllah mendapat syafaat Nabi, amin.

Kami sholat 5 waktu di dalam Masjid Nabawi, dan besok kita akan berziarah ke Jabal Uhud dan Pasar Kurma. Alhamdulillah 2 hari sudah kami di Medinah dan tibalah saatnya untuk kami berumroh ke Mekah. Kami niat Umroh diawali dengan mandi besar dan niat. Saat itu Adit malu sekali kalau baju Ihromnya melorot, jadi kita belilah peniti besar utnuk mengikat Kain Ihromnya.

Kami menuju Mekah dengan pesawat dan 1/2 jam saja terbangnya. Di atas kota Yaman? kami harus niat untuk Umroh dan menjaga segala sesuatu yang diharamkan (waktu pakai baju Ihrom). Kami memulai Towaf 7 kali putaran di sebelah kanan Ka'bah setelah sholat magrib dan berakhir waktu isya. Setelah Isya kami sa'i disitu diuji kesabaran kami karena harus 7kali berjalan shofa Marwa yang ditotal 2,8 km jauhnya. Subhanallah Adit selesai juga menjalankan ritual/Tugas umrohnya walaupun dengan sedikit kesel,capek dan mulai marah. Adit saat itu naik ke kelas 5 berarti masih umur 10 tahun, oh ya hadiah umroh itu adalah hadiah ultah Anya ke 17. Alhamdulillah anak2 sudah merasakan tanah Haram di usia semua itu, tidak seperti kita yang baru dewasa menginjak tanah Haram (Haji thn 2002, umur saya 39 tahun).

Kami tinggal di Mekah 5 hari dengan suasana ibadah dan piknik jalan2 di sekitar pasar dll. Kami sempatkan ziarah ke makam kakek saya yang meninggal waktu Haji tahun 1959. Saya aja belum lahir saat itu tapi kenapa waktu tingkat satu di Bandung bisa bermimpi dipanggil kakek untuk mendekat? Subhanallah semua karena memang izin Allah akhirnya saya bisa berhaji dan umroh mengajak anak2 sekalian menziarahi kuburnya.

Tidak ada komentar: